Contoh Affiliate Marketing dan Panduan Terbaru 2023 – Panduan lengkap dalam artikel ini akan menginformasikan kepada Anda bagaimana caranya mulai menghasilkan uang dalam affiliate marketing, dengan tips dan triknya untuk membantu Anda menghasilkan lebih banyak uang.

Jika Anda menganggap diri Anda sebagai pengusaha dan pebisnis yang cerdas, Anda tentu tahu bahwa selalu ada jalan untuk membuat bisnis dapat terus menerus berkembang. Salah satu cara untuk naik level adalah dengan mencari sumber pendapatan alternatif.

Daftar Isi

Apa itu Affiliate Marketing?

Affiliate marketing adalah proses di mana penerbit (publisher) mendapatkan komisi dengan mempromosikan produk atau layanan yang dibuat oleh retailer atau pengiklan dengan menggunakan affiliate link. Nantinya, mitra afiliasi akan mendapatkan pembayaran jika memberikan hasil tertentu kepada retailer atau pengiklan.

Biasanya, hasil yang ditargetkan adalah penjualan. Namun, sebagian program affiliate marketing bisa memberikan Anda target leads, pengguna free-trial, klik ke website, atau menghasilkan download dari sebuah aplikasi.

Sebagian besar program afiliasi biasanya tidak membutuhkan biaya untuk mendaftar. Jadi, Anda tidak perlu kuatir tentang biayanya.

Jika dilakukan dengan baik, strategi affiliate marketing yang efektif dapat berubah dari side hustle menjadi ide bisnis yang penuh keuntungan untuk Anda.

Cara Kerja Affiliate Marketing

Cara kerja affiliate marketing adalah dengan mempromosikan sebuah produk atau layanan ke platform media sosial, blog, podcast, maupun website. Mitra afiliasi akan mendapatkan komisi setiap kali seseorang membeli produk lewat link afiliasi yang terhubung dengan produk yang mereka rekomendasikan.

contoh affiliate marketing

Singkatnya:

  1. Anda menunjukkan iklan atau sebuah link ke Toko Z di website, blog, atau media sosial Anda
  2. Seseorang mengklik link affiliate Anda
  3. Orang tersebut membeli produk di Toko Z
  4. Jaringan afiliasinya mencatat transaksi tersebut
  5. Pembeliannya telah terkonfirmasi oleh Toko Z
  6. Anda mendapatkan uang berupa komisi

Rasio komisi untuk penjualan afiliasi bervariasi, tergantung pada kebijakan perusahaan dan penawaran mereka.

Yang paling rendah, Anda mungkin bisa mendapatkan komisi sekitar 5% dari harga produk. Namun, dengan beberapa penyesuaian, Anda bisa mendapatkan sampai dengan 50% komisi, biasanya ketika Anda mempromosikan sebuah kelas atau acara online.

Ada juga program affilate marketing yang menawarkan harga tetap per penjualan.

Jenis-jenis Affiliate Marketing

Bagi Anda yang memiliki bisnis dan telah mengadakan program affiliate marketing, program ini memang sedikit meragukan, Anda tidak pernah tahu apakah seorang mitra afiliasi Anda benar-benar menggunakan produk Anda atau mereka hanya mempromosikannya untuk keuntungan semata.

Sampai pada tahun 2009, ketika affiliate marketer terkenal bernama Pat Flynn membagi jenis-jenis affiliate marketer menjadi tiga kelompok.

Dengan memahami jenis-jenis affiliate marketing ini, Anda bisa mengetahui perbedaan-perbedaan tentang cara orang menghasilkan uang lewat affiliate marketing.

Unattached affiliate marketing

Jenis pertama dari affiliate marketing mengacu pada kata “unattached” atau tidak terikat. Jenis ini adalah ketika Anda tidak memiliki otoritas di dalam ceruk dari produk yang Anda pasarkan. Tidak ada hubungan antara Anda dengan pelanggan Anda. Seringkali Anda menjalankan iklan berbayar dengan link affiliate Anda dan berharap orang-orang akan mengklik link tersebut, membeli produknya, dan Anda mendapatkan komisinya.

Unattached affiliate marketing menjadi menarik karena Anda tidak perlu bekerja sekeras itu untuk mendapatkan komisi penjualan. Bisnis affiliate marketing sangat mengandalkan reputasi dan kepercayaan dengan target audiens online. Beberapa affiliate marketer tidak memiliki waktu untuk membangun hubungan yang baik dengan audiens mereka. Jadi, opsi ini adalah opsi terbaik yang mereka miliki.

Related affiliate marketing

Related affiliate marketing adalah cara untuk mempromosikan produk dan layanan yang tidak Anda gunakan, namun tetap berhubungan dengan ceruk pasar Anda. Seorang affiliate marketer jenis ini memiliki audiens mereka sendiri. Baik itu dari blog, YouTube, TikTok, maupun channel lainnya.

Seorang affiliate marketer jenis ini juga memiliki pengaruh yang cukup besar, yang mana menjadikan mereka sebagai sumber terpercaya untuk merekomendasikan produk, bahkan jika mereka belum pernah memakai produknya sama sekali.

Affiliate marketing jenis ini memang cenderung bisa menghasilkan lebih banyak pendapatan. Namun, jenis ini juga memiliki resiko tersendiri jika Anda mempromosikan suatu produk yang belum pernah Anda gunakan sebelumnya.

Produk yang Anda promosikan bisa saja adalah produk atau layanan yang sangat buruk, dan Anda tidak mengetahui hal itu. Anda beresiko kehilangan kepercayaan dari audiens Anda merekomendasikan produk yang ternyata memiliki kualitas buruk. Jika Anda tidak memiliki kepercayaan dan transparensi dari audiens Anda, maka akan sangat sulit untuk membangun bisnis affiliate marketing yang bertahan lama.

Involved affiliate marketing

Involved affiliate marketing adalah merekomendasikan produk dan layanan yang hanya sudah pernah digunakan oleh affiliate marketer. Dasar dari jenis affiliate marketing ini adalah kepercayaan dan keaslian, yang mana hal tersebut baik untuk audiens dan bisnis Anda.

Jenis affiliate marketing ini menggunakan pengaruh affiliate marketer untuk mempromosikan produk dan layanan yang dibutuhkan oleh pengikut mereka, bukan hanya mengejar untuk mendapatkan klik dari iklan banner.

Diperlukan waktu yang panjang untuk membangun hubungan dan kredibilitas tersebut dengan audiens.

Kelebihan dan Kekurangan Affiliate Marketing

Affiliate marketing memang layak untuk dijalankan, mengingat perkembangan popularitasnya yang semakin meningkat.

Statista mengestimasikan industri affiliate marketing akan memiliki valuasi mencapai 8,2 miliar dollar di tahun 2023, dari yang sebelumnya 5,4 miliar dollar di tahun 2017.

Affiliate marketing juga merupakan bisnis yang memiliki modal rendah hingga tanpa biaya yang dapat Anda manfaatkan untuk mendapatkan keuntungan sebesar-besarnya. Namun, sebelum terjun ke dunia affiliate marketing, Anda juga perlu mengetahui kelebihan dan kekurangan bisnis tersebut.

Kelebihan Affiliate Marketing

Selain karena memiliki pertumbuhan bisnis yang baik, para affiliate marketer juga mempertimbangkan alasan-alasan berikut.

Mudah Dilakukan

Dari sisi Anda, Anda cukup menangani sisi digital marketing dengan membangun dan menjual sebuah produk untuk dipasarkan. Anda tidak perlu kuatir tentang tugas-tugas yang berat seperti mengembangkan produk atau memenuhi permintaan pelanggan tentang produk Anda.

Risiko Rendah

Anda bisa mulai menghasilkan uang dengan produk atau layanan affiliate yang sudah cukup terkenal tanpa pembayaran di awal, karena program affiliate memang tidak memerlukan biaya untuk pendaftarannya.

Affiliate marketing juga bisa menghasilkan passive income lewat komisi. Meskipun memang pada kenyataannya di lapangan, Anda juga harus menginvestasikan waktu Anda untuk menghasilkan sumber traffic. Namun, jika sumber traffic Anda sudah stabil dan banyak orang yang datang ke platform Anda, Anda bisa menghasilkan penghasilan tetap hanya dari komisi.

Mudah Bertumbuh

Affiliate marketing yang sukses berpotensi untuk meningkatkan penghasilan Anda secara signifikan, tanpa bantuan apapun. Anda bisa memperkenalkan produk-produk baru ke audiens Anda dan membangun campaign untuk produk-produk tambahan dan menghasilkan uang tambahan, sambil tetap bekerja di pekerjaan utama Anda.

Meski begitu, perlu dicatat bahwa affiliate marketing dibangun atas dasar kepercayaan. Meskipun ada jumlah produk atau layanan yang tidak terbatas untuk dipromosikan, lebih baik Anda hanya mempromosikan produk yang memang Anda gunakan atau Anda ingin rekomendasikan.

Kekurangan Affiliate Marketing

Affiliate marketing juga memiliki beberapa kekurangan dibandingkan dengan jenis-jenis campaign marketing yang lain. Sebelum memulai, mari kita bahas beberapa tantangan yang akan Anda hadapi dalam perjalanan Anda menuju kesuksesan affiliate marketing.

Membutuhkan Kesabaran

Affiliate marketing bukanlah sebuah bisnis dengan skema kaya mendadak. Bisnis ini membutuhkan waktu dan kesabaran untuk terus menumbuhkan audiens dan mendapatkan kepercayaan mereka.

Anda mungkin perlu mengetes channel-channel berbeda untuk mengetahui channel mana yang bisa terhubung dengan baik dengan audiens Anda. Pelajarilah produk mana yang paing relevan dan kredibel untuk dipromosikan. Luangkan waktu untuk aktivitas blogging, membuat konten di media sosial, membuat acara online, dan melakukan semua aktivitas yang sekiranya bisa menghasilkan prospek di channel-channel marketing Anda.

Berbasis Komisi

Dalam affiliate marketing, tidak ada perusahaan ataupun bos yang memberikan Anda gaji tetap setiap bulannya. Program affiliate bekerja dengan berbasis komisi, entah itu Anda dibayar setiap kali ada prospek, klik, maupun penjualan.

Perusahaan-perusahaan menggunakan cookie browser untuk melacak aktivitas orang yang datang dari konten Anda. Ketika ada tindakan yang dilakukan oleh orang tersebut, Anda baru akan menerima pembayarannya.

Tidak Memiliki Kendali atas Program

Para affiliate marketer harus mematuhi peraturan yang ditetapkan oleh sebuah perusahaan untuk program afiliasinya. Anda harus mengikuti panduan-panduan tentang apa saja yang harus Anda katakan dan bagaimana Anda menyajikan produk atau layanan perusahaan tersebut.

Kompetitor perusahaan tersebut juga pastinya melakukan hal yang sama. Jadi, Anda harus kreatif agar bisa beda dari para affiliate marketer yang lain.

Bagaimana Cara Affiliate Marketer Mendapatkan Uang?

Jumlah penghasilan dari affiliate marketing sangat bervariasi. Ada beberapa affiliate marketer yang hanya bisa menghasilkan beberapa ratus ribu rupiah per bulannya, sementara yang lain bisa menghasilkan ratusan juta rupiah per tahunnya. Semakin besar program afiliasi yang Anda ikuti,  maka semakin banyak uang yang bisa Anda hasilkan sebagai affiliate marketer.

Perusahaan software kompensasi Payscale melaporkan bahwa gaji tahunan rata-rata seorang affiliate marketer lebih dari $53.000, berdasarkan lebih dari 7.000 profil gaji, dengan banyak affiliate marketer yang memperoleh pendapatan yang jauh lebih tinggi.

Tapi bagaimana sebenarnya pembayaran untuk para affiliate marketer? Saat Anda memilih program afiliasi untuk dipromosikan, Anda akan melihat ada model pembayaran yang berbeda. Perusahaan-perusahaan juga menyebutnya price model, payout model, conversion type, atau variasi lainnya.

Terlepas dari namanya, model pembayaran memberitahu Anda apa tujuan yang akan dibayarkan. Jika Anda mempromosikan sebuah produk software, tujuannya mungkin sebuah pendaftaran untuk free trial. Bagi affiliate marketer yang mempromosikan produk fisik, tujuannya mungkin penjualan.

Banyak program yang menjalankan atribusi dengan model last-click attribution, yang berarti para affiliate marketer yang menerima klik terakhir sebelum pembelian, akan dihitung sebagai conversion.

Berapa jumlah penghasilan yang Anda dapatkan bergantung pada ceruk affiliate Anda. Sebagai contoh, Shopify pada tahun 2021 melakukan riset yang menemukan bahwa rata-rata komisi tertinggi ($70.99) dihasilkan dari program afiliasi yang berhubungan dengan bisnis. Sedangkan kategori buku, media, dan pakaian menghasilkan hanya $6 per komisi. Rata-rata komisi tertinggi yang ditemukan dari riset tersebut adalah sekitar $289.06 per penjualan.

contoh affiliate marketing

Cara Memulai Affiliate Marketing dalam 4 Langkah

Memulai bisnis affiliate marketing seperti halnya menjalankan bisnis kecil milik Anda sendiri; membutuhkan dedikasi dan kedisiplinan yang tinggi. Gunakan panduan berikut untuk memulai bisnis affiliate marketing Anda.

Pilih Platform dan Metode Anda

Langkah pertama adalah menentukan platform untuk membangun audiens Anda. Setiap affiliate marketer memiliki pendekatan dan platform yang berbeda-beda. Ada banyak ide affiliate marketing yang bisa Anda pilih berdasarkan metode yang berbeda-beda:

  • Topik berceruk dan website review. Ini adalah website-website yang mereview produk-produk untuk audiens spesifik atau membandingkan beberapa produk dengan kompetitor mereka. Dengan metode ini, Anda perlu membuat konten untuk mereview produk dan memposting secara rutin untuk menarik audiens Anda.
  • Konten digital. Kreator konten digital termasuk blogger, YouTuber, ataupun influencer media sosial. Mereka membuat konten berceruk yang terhubung dengan target audiens mereka. Tujuannya adalah untuk memperkenalkan produk-produk yang disukai oleh audiens mereka secara organik. Metode ini meningkatkan kemungkinan audiens Anda akan membeli produk yang Anda promosikan dan Anda akan mendapatkan komisi dari pembelian tersebut.
  • Kursus, acara online, workshop. Jika Anda adalah seorang pengajar, Anda bisa mengintegrasikan penawaran kerjasama affiliate ke event atau kursus yang Anda buat.

Apapun metode yang Anda jalankan, autentisitas dan kepercayaan audiens adalah dua elemen krusial bagi bisnis affiliate marketing.

Untuk memilih sebuah platform dan metode di atas, Anda perlu menjawab pertanyaan berikut:

  • Apa platform yang sering Anda gunakan?
  • Platform mana yang Anda paling kuasai?

Platformm yang sering digunakan oleh para affiliate marketer di antaranya adalah:

  • Blog
  • Instagram
  • TikTok
  • Facebook
  • Pinterest
  • Pay per click (PPC)

Memulai dengan sebuah platform yang Anda kuasai dan nyaman untuk Anda gunakan dapat membantu Anda membuat konten berkualitas tinggi. Hal ini dapat menghasilkan kualitas audiens yang lebih baik yang bisa Anda manfaatkan untuk penjualan produk.

Tentukan Ceruk dan Audiens Anda

Ketika memilih sebuah ceruk, cobalah untuk memilih sesuatu yang Anda sukai dan pahami dengan baik. Hal ini akan membantu Anda terlihat autentik dan sebagai sumber informasi yang terpercaya bagi calon pelanggan Anda. Ini juga akan membantu Anda mengevaluasi produk dan merek yang ingin Anda promosikan.

Sebagai contoh, Anda mulai membuat sebuah blog tentang kucing. Anda memiliki beberapa kucing dan Anda ingin membantu pemilik kucing lain agar lebih peduli tentang kesehatan kucing mereka.

Anda membuat sebuah blog tentang Pecinta Kucing, setelah itu Anda memposting dan mengajak orang untuk berlangganan email newsletter Anda dan membagikan konten Anda secara rutin. Pecinta Kucing adalah ceruk Anda, dan Anda akan berinvestasi di dalam content marketing dan optimisasinya untuk menumbuhkan audiens Anda yang berisi para pemilik kucing.

Setelah Anda memiliki konten dan postingan yang cukup banyak, Anda bisa menggunakan tools affiliate marketing seperti social listening, website analytics, dan social media insights untuk mencari tahu siapa audiens Anda dan apa yang mereka sukai.

Perlu diingat bahwa Anda tidak dibayar untuk memposting konten. Affiliate marketing adalah bisnis online berbasis kinerja Anda dalam meraih tujuan bisnis dari program afiliasinya. Jika Anda mengetahui apa yang audiens Anda sukai, maka Anda bisa merekomendasikan mereka produk-produk terbaik dan bisa mendapatkan penghasilan dari komisi afiliasi.

Temukan Produk Anda

Untuk mendapatkan penghasilan sebagai affiliate marketer, audiens Anda perlu terhubung dengan apa yang sedang Anda promosikan. Produk atau layanan yang Anda promosikan harus berupa sesuatu yang audiens Anda inginkan atau butuhkan.

Anda bisa mengunjungi website dari produk atau layanan yang Anda sukai dan gunakan untuk mencari tahu apakah mereka memiliki program afiliasi atau tidak. Perusahaan-perusahaan besar seringkali memiliki program afiliasi yang mereka promosikan di website mereka.

Anda juga bisa melakukan pendekatan langsung dengan menghubungi pemilik dari produk yang Anda sukai dan mengulik informasi apakah mereka memiliki program afiliasi atau tidak. Jika mereka tidak memiliki program afiliasi, mereka mungkin menawarkan kerjasama dengan Anda, seperti menawarkan kode kupon spesial untuk dibagikan dengan audiens Anda.

Kesepakatan terbaik seringkali ditemukan ketika Anda adalah orang pertama yang mendekati mereka dan kebetulan Anda memiliki channel distribusi yang relevan, seperti mendekati penjual dari sebuah produk kesehatan terbaru jika Anda adalah seorang blogger kesehatan.

Pilih Program Afiliasi Pertama Anda

Selain memilih produk untuk dipromosikan, hal paling penting lainnya adalah memilih produk yang sesuai dengan kesukaan audiens Anda. Tanyakan pada diri Anda, apakah produk tersebut adalah produk yang berguna bagi audiens Anda? Apakah produk tersebut cocok dengan bidang keahlian Anda?

Sebagai contoh, seorang food blogger mungkin tidak akan mempromosikan produk-produk kecantikan. Akan lebih masuk akal jika seorang food blogger mempromosikan produk-produk seperti alat memasak, bumbu dapur, dan lain-lain.

Selain itu, pastikan juga bahwa produk yang Anda promosikan cocok dengan platform yang Anda gunakan. Sebagai contoh, produk dekorasi rumah atau pakaian mungkin akan cocok dengan platform berbasis visual seperti Instagram. Jika Anda mempromosikan produk yang memerlukan review dan pemikiran panjang untuk dibeli, Anda mungkin bisa menggunakan platform yang cocok seperti blog atau YouTube.

Mulailah Bisnis Affiliate Marketing Anda!

Mendapatkan penghasilan dengan program affiliate marketing dapat menjadi cara menguntungkan untuk menambahkan saluran pendapatan baru tanpa modal. Affiliate marketing membutuhkan waktu yang tidak singkat. Namun, dengan menghabiskan waktu beberapa jam untuk mencari jaringan afiliasi yang tepat dan merencanakan strategi Anda, Anda dapat membangun sistem afiliasi yang menghasilkan passive income dalam jangka panjang.

Author

Digital & Performance Marketing Specialist yang menyediakan berbagai jasa digital marketing untuk membantu mengembangkan bisnis Anda. Mari berkolaborasi dengan saya!

Write A Comment

CARI JASA DIGITAL MARKETING?

Ingin meningkatkan penjualan & Brand Awareness produk Anda dengan Digital Marketing?
Mari berkolaborasi dengan saya!