Saat ini, banyak orang yang menggaungkan untuk berinvestasi dengan tujuan untuk mencapai kebebasan finansial. Dengan berinvestasi di instrumen investasi yang tepat, kita dapat menghasilkan keuntungan berlipat ganda dalam waktu yang lebih cepat.

Tentunya sebelum melakukan investasi, kita perlu tahu mengenai instrumen investasi apa saja yang bisa diandalkan dan tepat untuk kita. Simak artikel ini sampai selesai!

Apa itu Instrumen Investasi?

Sebelum masuk ke pembahasan apa saja instrumen investasi yang bisa dipelajari oleh pemula, ada baiknya kita mengetahui definisi instrumen investasi. Instrumen investasi adalah sebuah wadah atau tempat bagi seseorang atau pelaku usaha untuk melindungi aset yang dimiliki. Instrumen investasi dapat membantu seseorang untuk mencapai tujuan finansialnya, tergantung dengan jangka waktu investasi tersebut.

Kita mungkin familiar dengan istilah ‘don’t put all your eggs in one basket’. Nah, berbagai macam instrumen investasi ini adalah ‘basket’ dari telur-telur kita. Kita bisa dengan bebas memilih dimana kita akan meletakkan ‘telur-telur’ kita.

Macam-macam Instrumen Investasi

1. Saham

Saham adalah instrumen investasi yang layak untuk dipilih. Bentuknya berupa surat berharga yang menjadi tanda kepemilikan terhadap suatu emiten atau perusahaan. Jadi, ketika kita memiliki saham dari suatu perusahaan, kita juga bisa dikatakan sebagai pemilik perusahaan tersebut. 

Selain itu, kita juga bisa mendapatkan keuntungan dari investasi saham dengan dua cara, yaitu dari capital gain dan dividen. Dividen akan dibagikan secara rutin oleh perusahaan selama ada keuntungan dan kesepakatan. Sedangkan capital gain bisa kita dapatkan ketika aset emiten meningkat secara signifikan.

2. Deposito

Instrumen investasi satu ini menjadi salah satu instrumen yang sering diandalkan oleh para investor. Praktik dan prinsipnya sama seperti menabung, tapi bedanya kita akan mendapatkan keuntungan dari deposito. 

Dalam berinvestasi deposito, kita diharuskan menyimpan sejumlah uang di bank, lalu menyimpannya sampai batas waktu yang kita tentukan sendiri. Bisa dalam beberapa bulan atau bertahun-tahun. 

Selama menabung, kita akan mendapatkan return atau keuntungan. Namun, yang perlu diperhatikan adalah dalam berinvestasi deposito, kita tidak diperbolehkan mengambil uang yang telah kita tabung sampai jatuh tempo. Jika kita mengambilnya, biasanya kita akan diberlakukan denda dan konsekuensi yang berlaku.

3. Reksa Dana

Reksa Dana merupakan instrumen investasi yang dianggap cukup mudah dipelajari untuk para pemula. Kita dapat membeli sejumlah unit Reksa Dana melalui Manajer Investasi.. Selama perusahaan unit Reksa Dana yang kita tanam menghasilkan keuntungan, kita juga akan mendapatkan keuntungannya. Sebagai perbandingan, jumlah keuntungan Reksa Dana relatif lebih besar dibandingkan keuntungan deposito.

Investasi Reksa Dana juga sangat mudah dilakukan pada dewasa ini karena tersedia melalui platform online yang dapat diunduh secara gratis di smartphone kita.

4. Cryptocurrency

Cryptocurrency bisa disebut juga sebagai mata uang digital. Instrumen investasi satu ini sedang menjadi tren dan saat ini mata uang digital juga sudah bisa diinvestasikan di Indonesia. Jadi, kita akan mudah berinvestasi mata uang digital selama memilih platform investasi yang bisa dipercaya. 

Instrumen ini sangat populer karena memiliki potensi keuntungan yang sangat menggiurkan. Yang harus diperhatikan dalam berinvestasi mata uang digital adalah bagaimana memilih jenis mata uang digital yang tepat

5. Obligasi

Instrumen investasi ini bisa disebut sebagai surat utang. Cara kerjanya adalah kita memberikan utang pada perusahaan atau negara, kemudian perusahaan atau negara akan membayar utangnya kepada kita ditambah dengan bunga yang menjadi keuntungan untuk kita.

Obligasi yang dianggap paling aman adalah obligasi yang dikeluarkan oleh pemerintah, karena pemerintah akan selalu memiliki dana cadangan untuk membayarkan utang-utangnya. Kita juga bisa memilih obligasi yang dikeluarkan oleh perusahaan, dengan catatan bahwa perusahaan tersebut memiliki nilai fundamental dan reputasi yang baik

6. Emas

Instrumen investasi emas adalah salah satu investasi yang cukup praktis untuk dilakukan dan dipelajari oleh pemula. Investasi emas sesimpel kita membeli emas, lalu menyimpannya sampai harganya tinggi, kemudian baru menjualnya agar mendapatkan keuntungan dari selisih harga beli dan jual.

Investasi ini mudah dilakukan karena kita tidak perlu melakukan analisis yang rumit. Kita hanya perlu tahu dimana membeli emas yang asli, karena hanya emas asli yang bisa digunakan sebagai investasi. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk membeli emas dari tempat yang memiliki kredibilitas dan reputasi yang baik.

7. Properti

Investasi properti dianggap sebagai investasi yang konvensional namun sangat bisa diandalkan. Jika kita bisa memilih properti dengan tepat, investasi bisa mendatangkan pemasukan hingga per bulan bahkan per hari. Hanya saja, kita dianjurkan untuk memiliki modal yang cukup besar untuk berinvestasi properti.

8. Valuta Asing

Kita juga bisa melakukan investasi berupa memperjualbelikan valuta asing atau yang biasa disebut dengan trading forex. Dengan investasi ini, kita akan bertransaksi menggunakan mata uang asing seperti USD, GBP, EUR, dan mata uang asing lainnya.

Kita bisa membeli mata uang asing ketika harganya berada di level rendah, dan menjualnya ketika nilainya berada di level tinggi. Keuntungan dari transaksi ini adalah selisih harga jual dan beli dari masing-masing mata uang yang kita jual-belikan.

Perlu diperhatikan bahwa investasi ini memiliki risiko yang cukup tinggi karena nilai mata uang di setiap negara yang berubah-ubah setiap saat (fluktuatif). Oleh karena itu, disarankan untuk mempunyai waktu untuk pemantauan berkala jika ingin berinvestasi di valuta asing.

Demikianlah pemaparan tentang macam-macam instrumen investasi yang bisa kita jadikan referensi untuk memulai investasi. Tidak ada salahnya jika kita mulai belajar untuk menginvestasikan berbagai aset yang dimiliki untuk masa depan yang lebih cerah. Diversifikasi investasi juga penting agar bisa meminimalisir risiko dalam berinvestasi. Semoga artikel di website ini bermanfaat!

0

Write A Comment

×

Dapatkan insight dan berdiskusi langsung seputar Digital Marketing, Sosial Media, tips website development, dan lowongan kerja di Grup Telegram.

GRATIS!

Join Grup Telegram